PENTINGNYA DIGITAL MARKETING 4.0

Dulu kita mengenal adanya komputer pada tahun 90-an. Dan pada saat itu komputer adalah penemuan yang sangat canggih. Dengan adanya komputer, banyak hal yang berubah pada cara membukukan laporan administrasi, yang awalnya mesin ketik yang tidak bisa di delete atau dikoreksi, dengan komputer, kita bisa menghemat banyak kertas dengan melakukan koreksi sebanyak mungkin sebelum dicetak.

Beberapa tahun setelahnya, muncul handphone. Yang awalnya hanya telpon rumah dan tidak bisa dibawa kemana-mana, handphone bisa dibawa kemanapun kita pergi. Telpon genggam saat itu masih jadul, menggunakan keyboard manual dengan batrei yang besar-besar pula. Hanyak mampu menangkap gambar 1 warna.

PENTINGNYA DIGITAL MARKETING 4.0

Kemudian setelah itu muncullah istilah smartphone dengan munculnya Blackberry yang akhirnya menguasai pasar ponsel dengan jaringannya yang dikenal sangat aman. Bersama dengan Nokia, mereka berebut pasarponsel di seluruh dunia. Meskipun sebelumnya juga ada penemuan canggih lagi dari Apple, yaitu iphone, sebuah ponsel genggam dengan layar sentuh. Tentu ini sangat menggemparkan, karena pada saat itu masih sangat mustahil menggunakan ponsel genggam dengan layar sentuh.

Saya sendiri pada saat itu mengira bahwa pasar ponsel hanya akan dikuasai oleh 3 nama besar tersebut, Blackberry, Nokia, dan Apple. Tapi nyatanya pada tahun 2011, ada peluncuran OS baru dari Google yang bernama Android, berbekal ponsel layar sentuh juga, OS ini sangat user friendly dan sangat mudah diterima pasar karena harganya yang sangat terjangkau. Pada akhirnya Nokia dan Blackberry yang pada saat itu bisa dibilang ‘Raja’, harus menerima kenyataan pahit bahwa mereka tertinggal jauh dan merelakan mahkotanya kepada Samsung. Padahal, melihat kekuatan dua nama ini di pasar ponsel, hampir mustahil mereka tumbang. Tapi pada kenyataannya, memang harus tumbang.

Pergerakan pasar saat ini sangat cepat. Kita tidak bisa memprediksi kapan dunia ini berubah. Dalah kurun waktu 20 tahun saja, perubahan teknologi yang pesat membuat arah pasar juga berubah-ubah. Termasuk konsumen kita yang selama ini terbiasa dengan cara konvensional, sekarang lebih suka berbelanja online atau via marketplace. Kemudian apakah ini awal kehancuran bisnis konvensional? Bukan.. Sekali lagi ini bukan kehancuran bisnis konvensional. Biarlah bisnis konvensional berjalan seperti biasa. Hanya saja perlu ada beberapa polesan 4.0. Polesan digital marketing yang bisa menarik konsumen masa kini. Agar tidak terjadi kejenuhan. Jangan sampai terlambat mengambil tindakan seperti Nokia yang baru mau memakai Android pada tahun 2015, padahal konsumen sudah terlanjur jatuh hati dengan Samsung. Akhirnya sekarang Nokia benar-benar kesulitan untuk merangkak bangkit.

Untuk sekarang berfikirlah merdeka, free, jangan mengandalkan asumsi lama. Berfirkir terbuka terhadap perkembangan zaman digital yang mau tidak mau memaksa kita untuk selalu berubah setiap saat. Tidak ada zona nyaman salam bisnis saat ini. Semuanya dalam zona waspada demi keberlangsungan bisnis untuk masa depan.

Baitul Ulum

Baitul Ulum adalah seorang designer logo dan illustrator. Fokus pada kegiatan visual branding dan internet marketing untuk UKM dan perusahaan

More Posts

Follow Me:
TwitterFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *